Dalam rangka pelaksanaan Program SKEMA Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dosen-dosen dari Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (STT-NF) mengadakan pertemuan dengan para guru SMA Islam PB Soedirman di Cijantung, Jakarta Timur.
Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi guna mendukung peningkatan kualitas administrasi pendidikan. SMA Islam PB Soedirman, yang berada di bawah naungan Yayasan Masjid PB Soedirman dan berdiri sejak tahun 1971 (SK Pendirian No. 127-II-1966), merupakan lembaga pendidikan Islam yang senantiasa berkomitmen memberikan layanan pendidikan unggul dengan berlandaskan nilai-nilai religius.
Dalam kesempatan tersebut, dosen STT-NF bersama para guru membahas berbagai tantangan yang dihadapi sekolah, khususnya terkait pengelolaan administrasi dan kegiatan belajar-mengajar (KBM) yang hingga saat ini masih dilakukan secara manual. Dengan jumlah siswa sebanyak 887 orang dan 56 guru, sistem administrasi yang efisien menjadi kebutuhan mendesak agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan lebih optimal.
Melalui program pemberdayaan ini, STT-NF berupaya memberikan pendampingan dan solusi digitalisasi administrasi sekolah, termasuk dalam aspek presensi, pengelolaan nilai, dan perencanaan pembelajaran. Diharapkan kerja sama ini dapat meningkatkan efisiensi tata kelola sekolah sekaligus memperkuat peran guru sebagai administrator pendidikan yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.